Dan itulah kesedihan saat kau tengah sepi merindu harap dari yang lain, dan itulah sakit saat jauh dari apa yang kau ingin. Dan itulah bahagia saat kau bisa keluar dari sedih dan sakit. Dan itulah menang saat kau bisa melewatinya. Hal ini akan selalu terulang tanpa batas yang bisa kau tembus. Saat sepi dan sedih itu datang, berkhayal adalah salah satu yang bisa kau lakukan. Membayangkan hal ini tak terjadi padamu dan bahagia lah yang terjadi. Tapi saat kau berkedip kau kan merasakan lagi dunia nyata dan saat itu sepi dan sedih kembali hadir dalam relung hatimu. Sendiri kadang adalah sebuah pelarian yang bisa membuat lebih baik atau juga membuat kau lebih terpuruk. Kau akan bagai seorang idiot yang selalu mendamba tanpa batasan.
Tetesan air mata dan kemarahan adalah hasilnya. Kau akan merasa tak adil dan iri dengan apa yang orang miliki. Kebencian bertambah. Dan kau tumpahkan hal itu pada dirimu sendiri, pada hatimu sendiri. tapi itu tidak akan berlangsung lama karena seperti di awal sepi dan sakit itu akan berlalu perlahan asal kau tidak memendamnya. Asal kau melepaskannya. asal kau sedikit berharap setidaknya agar matahari esok terbit kembali, kau akan jauh menjadi lebih baik. Dan bersiaplah dengan sedih dan sepi yang akan datang kembali. tapi jangan pernah takut karena kau akan menjadi lebih kebal dari sebelumnya dan kau akan tahu apa itu bertahan.iyah bertahan hingga bangkit. Semua itu proses yang tak semuanya sama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar